Jumat, 16 Oktober 2015

Tugas_2ss_Pengantar Bisnis



 Convenience Store
Pengertian
Convenience Store adalah toko yang menyediakan kebutuhan sehari-hari. Mulai dari makanan, minuman, sampai keperluan rumah tangga. Convenience Store tidak sama dengan retail. Jika retail hanya sebagai toko yang menjual barang-barangnya saja, maka convenience store lebih menitikberatkan kepada kenyamanan pembeli. Untuk menarik banyak pembeli convenience store menyiapkan tempat-tempat duduk sebagai jamuan tempat mengobrol dan menyiapkan Wi -Fi Hotspot.
Banyak convenience store yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Sekarang saya akan membahas 5 convenience store yang terpopuler di Indonesia



 Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) melihat, industri ritel hadir dan berkembang pesat karena melihat kebutuhan konsumen di Indonesia. Masyarakat saat ini tidak hanya ingin memenuhi kebutuhan belanja saja tapi juga suasana hiburan. Kebutuhan masyarakat Indonesia coba ditangkap oleh peritel dengan membuka usaha ritel yang dilengkapi kafetarianya. Menurutnya, dengan perkembangan tersebut, pemerintah dirasa perlu membuat aturan yang jelas disesuaikan dengan perkembangan pasar.
            7 Eleven adalah sebuah convenience store yang berasal dari Amerika, tapi sekarang dimiliki oleh Jepang. Jepang sendiri memiliki outlet 7 Eleven terbanyak di dunia: dari 39,153 outlet yang ada di seluruh dunia, 12,925 di antaranya berada di Jepang dan 1,713 di antaranya berada di Tokyo. Ternyata 7 Eleven di Jakarta belum ada apa-apanya dibanding di Jepang.
            7 Eleven buka di Jakarta pertama kali pada bulan April 2009, di daerah Bulungan, persisnya di depan Blok M Plaza. Tanpa promosi yang berlebihan, tiba-tiba 7 Eleven berkembang pesat dan sekarang terdapat outletnya dimana-mana. Namun jika di telusur lebih lanjut, keberadaan 7 Eleven hanya ada di Jakarta saja. Hal ini berkaitan dengan segmentasi pasar yang di rujuk oleh 7 Eleven itu sendiri.
            Kehadiran 7 Eleven di Indonesia menunjukkan bahwa pemain baru tetap dapat memiliki kesempatan dalam mengembangkan bisnisnya meskipun situasi industri ritel di Indonesia yang penuh dengan persaingan. Sejak di buka gerainya tahun 2009 sampai 2010 telah mnujukkan perkembangan hingga memiliki 13 gerai di Jakarta. Perkembangan 7 Eleven merupakan salah satu bukti nyata yang menunjukkan bahwa ini awal yang baik didalam mengembangkan bisnis ritek di Indonesia.
            7-Eleven adalah jaringan toko kelontong (convenience store) 24 jam asal Amerika Serikat yang sejak tahun 2005 kepemilikannya dipegang Seven & I Holdings Co., sebuah perusahaan Jepang. Pada tahun 2004, lebih dari 26.000 gerai 7-Eleven tersebar di 18 negara;[2] antara pasar terbesarnya adalah Amerika Serikat dan Jepang.
            Didirikan pada tahun 1927 di Oak Cliff, Texas (kini masuk wilayah Dallas), nama "7-Eleven" mulai digunakan pada tahun 1946. Sebelum toko 24 jam pertama dibuka di Austin, Texas pada tahun 1962, 7-Eleven buka dari jam 7 pagi hingga 11 malam, dan karenanya bernama "7-Eleven" (7-Sebelas).
            Tahun 1991, Southland Corporation yang merupakan pemilik 7-Eleven, sebagian besar sahamnya dijual kepada perusahaan jaringan supermarket Jepang, Ito-Yokado. Southland Corporation lalu diubah namanya menjadi 7-Eleven, Inc pada tahun 1999. Tahun 2005, seluruh saham 7-Eleven, Inc diambil alih Seven & I Holdings Co. sehingga perusahaan ini dimiliki sepenuhnya oleh pihak Jepang.
            Namun yang menjadi masalah utama dalam ritel 7 Eleven ini adalah pertanyaan “ Mengapa 7 Eleven Hanya Ada di Jakarta?”. Tidak seperti toko jejaring lainnya semacam Circle K, Indomaret dan alfamart yang tersebar di seluruh pelosok negeri bahnkan sampai masuk ke desa
           
Berikut analisis dari pesaing pasar, segmentasi dan target yang dituju serta kekuatan ritel dari 7 Eleven.
a.      SIAPA PESAING 7 ELEVEN?
            Pesaing dari 7 Eleven khususnya di Indonesia adalah Circle K, Alfamart dan Indomaret. Seperti diketahui selama ini, pesaing tersebut sudah memasuki passar seluruh daerah di Indonesia termasuk kota-kota pinggiran. Circle K sendiri memiliki konsep yang hampir sama dengan 7 Eleven, dengan menyediakan kursi dan meja untuk berbincang-bincang bagi para konsumen. Alfamart dan Indomaret pun juga menyediakan produk-produk kebutuhan sehari-hari layakanya 7 Eleven.
b.      PENGELOMPOKKAN PASAR
            Disinilah mungkin pertanyaan di atas akan terjawab, yaitu menyoal segmenting yang dipilih oleh 7 Eleven. Segmen yang dipilih berdasarkan segmen geografis. Menurut prospektus Modern Internasional, pembangunan 7-Eleven yang terbatas hanya di Jakarta ini merupakan strategi perseroan dalam mengembangkan gerai. Rencananya, perusahaan tersebut akan terlebih dahulu mendominasi pasar Jakarta terlebih dahulu sebelum mengembangkan di daerah lain. Hal ini dilakukan karena melihat potensi pasar di Jakarta yang masih sangat besar dan selain itujuga terkait dengan pengembangan infrastruktur yang harus terintegrasi dengan pengembangan gerai 7-Eleven.
c.       PEMILIHAN KELOMPOK PASAR (TARGETING)
            Kelompok pasar yang dituju oleh 7 Eleven adalah menurut usia. Remaja usia 15-20 tahun serta 20 tahun ke atas menjadi target utama toko ritel ini. Hal ini dimaksudkan karena konsep utama dari gerai 7 Eleven adalah sebagai tempat yang nyaman untuk berkumpul bersama teman atau sekeddar untuk menghabiskan waktu luang selepas kerja maupun sekolah.
Demografi konsumen yang mengunjungi 7 Eleven

d.      KEKUATAN RITEL
Ada bebapa kekuatan ritel yang menjadi keunggulan dari 7 Eleven:
  7 Eleven menjual antara lain:
v  Hot Dog yang mereka sebut Big Bite
v  Slurpee, yaitu minuman soda yang dibekukan.
v  Big Gulp, minuman soda biasa, dengan gelas besar.
v  Berbagai macam snack.
v  CD musik
v  Voucher game online
v  Pulsa
  Keju cair palsu
            keju cair bisa didapatkan secara gratis dan sepuasnya di 7 Eleven. Makanan apapun yang dibeli bisa ditambahkan keju cair ini secara sepuasnya dan tanpa batas.
  Sistem Informasi Eceran 7-Eleven.
            Dengan database ini, 7-eleven memiliki catatan transaksi pembelian dan menganalisisnya menjadi informasi terkait permintaan pelanggan, penetapan harga, dan minat terhadap produk baru, seperti Diet Pepsi Slurpee. Analisis data menunjukkan barang mana yang terjual dengan baik pada toko mana, barang apa yang paling membuat pelanggan tertarik, data permintaan musiman atas barang tertentu, dan barang mana yang paling menguntungkan untuk dijual lebih awal. Sitem ini memberikan informasi kepada manajer toko data penjualan harian, mingguan, bulanan untuk tiap barang, yang membantu manajer dalam menentukan barang mana yang harus dipesan dalam jumlah yang tepat yang dibutuhkan oleh tokonya. Berdasarkan informasi tersebut dan pengetahuan manajer dengan lingkungan sekitar toko, manajer membuat keputusan pemesanan.
  Bisnis sampingan 7 Eleven
            Mereka menjual tiket dan menerima pembayaran uang air, listrik, gas dan pajak. Inovasi yang lebih lanjut adalah meminta para kasirnya untuk mengisikan uang tunai yang diterima ke dalam ATM yang ada dalam toko. Inovasi ini memberikan efisiensi yang luar biasa: uang tunai tersebut tidak usah diantar ke kantor pusat lagi, uang kas yang diterima menjadi lebih aman berada dalam mesin ATM, serta bank tidak perlu datang mengisi mesin ATM tersebut lagi.
  Lokasi Strategis
            Strategi yang juga menjadi keunggulan dari 7 Eleven adalah pemilihan lokasi dalam membuka gerai baru. Beberapa lokasi dari lokasi gerai dari 7 Eleven dinilai sangat strategis karena berdekatan dengan sekolahan, pemukiman penduduk dan jalan raya yang banyak dilalui oleh masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar