Convenience Store
Pengertian
Convenience Store
adalah toko yang menyediakan kebutuhan sehari-hari. Mulai dari makanan,
minuman, sampai keperluan rumah tangga. Convenience Store tidak sama dengan
retail. Jika retail hanya sebagai toko yang menjual barang-barangnya saja, maka
convenience store lebih menitikberatkan kepada kenyamanan pembeli. Untuk
menarik banyak pembeli convenience store menyiapkan tempat-tempat duduk sebagai
jamuan tempat mengobrol dan menyiapkan Wi -Fi Hotspot.
Banyak convenience
store yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Sekarang saya akan
membahas 5 convenience store yang terpopuler di Indonesia
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia
(Aprindo) melihat, industri ritel hadir dan berkembang pesat karena melihat
kebutuhan konsumen di Indonesia. Masyarakat saat ini tidak hanya ingin memenuhi
kebutuhan belanja saja tapi juga suasana hiburan. Kebutuhan masyarakat
Indonesia coba ditangkap oleh peritel dengan membuka usaha ritel yang
dilengkapi kafetarianya. Menurutnya, dengan perkembangan tersebut, pemerintah
dirasa perlu membuat aturan yang jelas disesuaikan dengan perkembangan pasar.
7
Eleven adalah sebuah convenience store
yang berasal dari Amerika, tapi sekarang dimiliki oleh Jepang. Jepang sendiri
memiliki outlet 7 Eleven terbanyak di dunia: dari 39,153 outlet yang ada di
seluruh dunia, 12,925 di antaranya berada di Jepang dan 1,713 di antaranya
berada di Tokyo. Ternyata 7 Eleven di Jakarta belum ada apa-apanya dibanding di
Jepang.
7
Eleven buka di Jakarta pertama kali pada bulan April 2009, di daerah Bulungan,
persisnya di depan Blok M Plaza. Tanpa promosi yang berlebihan, tiba-tiba 7
Eleven berkembang pesat dan sekarang terdapat outletnya dimana-mana. Namun jika
di telusur lebih lanjut, keberadaan 7 Eleven hanya ada di Jakarta saja. Hal ini
berkaitan dengan segmentasi pasar yang di rujuk oleh 7 Eleven itu sendiri.
Kehadiran
7 Eleven di Indonesia menunjukkan bahwa pemain baru tetap dapat memiliki
kesempatan dalam mengembangkan bisnisnya meskipun situasi industri ritel di
Indonesia yang penuh dengan persaingan. Sejak di buka gerainya tahun 2009
sampai 2010 telah mnujukkan perkembangan hingga memiliki 13 gerai di Jakarta.
Perkembangan 7 Eleven merupakan salah satu bukti nyata yang menunjukkan bahwa
ini awal yang baik didalam mengembangkan bisnis ritek di Indonesia.
7-Eleven adalah
jaringan toko kelontong (convenience store) 24 jam asal Amerika
Serikat
yang sejak tahun 2005
kepemilikannya dipegang Seven & I
Holdings Co., sebuah perusahaan Jepang. Pada tahun 2004, lebih dari
26.000 gerai 7-Eleven tersebar di 18 negara;[2] antara pasar
terbesarnya adalah Amerika Serikat dan Jepang.
Didirikan pada
tahun 1927 di Oak
Cliff, Texas (kini masuk
wilayah Dallas), nama
"7-Eleven" mulai digunakan pada tahun 1946. Sebelum
toko 24 jam pertama dibuka di Austin, Texas pada tahun 1962, 7-Eleven buka dari
jam 7 pagi hingga 11 malam, dan karenanya bernama "7-Eleven" (7-Sebelas).
Tahun 1991, Southland
Corporation yang merupakan pemilik 7-Eleven, sebagian besar sahamnya dijual
kepada perusahaan jaringan supermarket Jepang, Ito-Yokado. Southland Corporation lalu diubah namanya menjadi 7-Eleven, Inc
pada tahun 1999. Tahun 2005, seluruh saham 7-Eleven, Inc diambil alih Seven
& I Holdings Co. sehingga perusahaan ini dimiliki sepenuhnya oleh pihak
Jepang.
Namun
yang menjadi masalah utama dalam ritel 7 Eleven ini adalah pertanyaan “ Mengapa
7 Eleven Hanya Ada di Jakarta?”. Tidak seperti toko jejaring lainnya semacam Circle
K, Indomaret dan alfamart yang tersebar di seluruh pelosok negeri bahnkan
sampai masuk ke desa
Berikut analisis dari pesaing pasar, segmentasi dan target yang dituju serta kekuatan ritel dari 7 Eleven.
a.
SIAPA PESAING 7 ELEVEN?
Pesaing
dari 7 Eleven khususnya di Indonesia adalah Circle K, Alfamart dan Indomaret.
Seperti diketahui selama ini, pesaing tersebut sudah memasuki passar seluruh
daerah di Indonesia termasuk kota-kota pinggiran. Circle K sendiri memiliki
konsep yang hampir sama dengan 7 Eleven, dengan menyediakan kursi dan meja
untuk berbincang-bincang bagi para konsumen. Alfamart dan Indomaret pun juga
menyediakan produk-produk kebutuhan sehari-hari layakanya 7 Eleven.
b.
PENGELOMPOKKAN PASAR
Disinilah
mungkin pertanyaan di atas akan terjawab, yaitu menyoal segmenting yang dipilih
oleh 7 Eleven. Segmen yang dipilih
berdasarkan segmen geografis. Menurut prospektus Modern Internasional,
pembangunan 7-Eleven yang terbatas hanya di Jakarta ini merupakan strategi
perseroan dalam mengembangkan gerai. Rencananya, perusahaan tersebut akan
terlebih dahulu mendominasi pasar Jakarta terlebih dahulu sebelum mengembangkan
di daerah lain. Hal ini dilakukan karena melihat potensi pasar di Jakarta yang
masih sangat besar dan selain itujuga terkait dengan pengembangan infrastruktur
yang harus terintegrasi dengan pengembangan gerai 7-Eleven.
c.
PEMILIHAN KELOMPOK PASAR (TARGETING)
Kelompok
pasar yang dituju oleh 7 Eleven adalah menurut usia. Remaja usia 15-20 tahun
serta 20 tahun ke atas menjadi target utama toko ritel ini. Hal ini dimaksudkan
karena konsep utama dari gerai 7 Eleven adalah sebagai tempat yang nyaman untuk
berkumpul bersama teman atau sekeddar untuk menghabiskan waktu luang selepas
kerja maupun sekolah.
Demografi konsumen yang mengunjungi 7
Eleven
d.
KEKUATAN RITEL
Ada bebapa kekuatan ritel yang menjadi
keunggulan dari 7 Eleven:
7 Eleven menjual antara lain:
v Hot Dog yang mereka sebut Big Bite
v Slurpee, yaitu minuman soda yang dibekukan.
v Big Gulp, minuman soda biasa, dengan gelas
besar.
v Berbagai macam snack.
v CD musik
v Voucher game online
v Pulsa
Keju cair palsu
keju cair bisa didapatkan secara
gratis dan sepuasnya di 7 Eleven. Makanan apapun yang dibeli bisa ditambahkan
keju cair ini secara sepuasnya dan tanpa batas.
Sistem Informasi Eceran 7-Eleven.
Dengan database ini, 7-eleven
memiliki catatan transaksi pembelian dan menganalisisnya menjadi informasi
terkait permintaan pelanggan, penetapan harga, dan minat terhadap produk baru,
seperti Diet Pepsi Slurpee. Analisis data menunjukkan barang mana yang terjual
dengan baik pada toko mana, barang apa yang paling membuat pelanggan tertarik,
data permintaan musiman atas barang tertentu, dan barang mana yang paling
menguntungkan untuk dijual lebih awal. Sitem ini memberikan informasi kepada
manajer toko data penjualan harian, mingguan, bulanan untuk tiap barang, yang
membantu manajer dalam menentukan barang mana yang harus dipesan dalam jumlah
yang tepat yang dibutuhkan oleh tokonya. Berdasarkan informasi tersebut dan
pengetahuan manajer dengan lingkungan sekitar toko, manajer membuat keputusan pemesanan.
Bisnis sampingan 7 Eleven
Mereka menjual tiket dan menerima
pembayaran uang air, listrik, gas dan pajak. Inovasi yang lebih lanjut adalah
meminta para kasirnya untuk mengisikan uang tunai yang diterima ke dalam ATM
yang ada dalam toko. Inovasi ini memberikan efisiensi yang luar biasa: uang
tunai tersebut tidak usah diantar ke kantor pusat lagi, uang kas yang diterima
menjadi lebih aman berada dalam mesin ATM, serta bank tidak perlu datang
mengisi mesin ATM tersebut lagi.
Lokasi Strategis
Strategi yang juga menjadi
keunggulan dari 7 Eleven adalah pemilihan lokasi dalam membuka gerai baru.
Beberapa lokasi dari lokasi gerai dari 7 Eleven dinilai sangat strategis karena
berdekatan dengan sekolahan, pemukiman penduduk dan jalan raya yang banyak
dilalui oleh masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar